Sidak Pasar Walikota Tim SKPD Bersama BBPOM Di Pekanbaru

03-08-2012 Pekanbaru Dilihat 2587 kali

Sebagai hasil optimalisasi kemitraan dengan lintas sektor, maka pada hari Rabu, tanggal 01 Agustus 2012, Walikota Pekanbaru Firdaus, ST, MT dan Tim SKPD Pemko terkait (Disperindag, Dinas Pasar, BKP, Dinkes dll) bersama-sama dengan Kepala Balai Besar POM di Pekanbaru Drs. I Gde Nyoman Suandi, Apt., MM melaksanakan SIDAK terhadap 3 (tiga) pasar tradisonal terbesar di wilayah kota Pekanbaru, yaitu Pasar Sukaramai, Pasar Sail dan Pasar Dupa. Mobil Laboratorium Keliling Balai Besar POM di Pekanbaru pun telah disiagakan di lokasi untuk dapat menguji sampel-sampel produk pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya secara cepat dengan menggunakan test-kit.

_x000D_

Kedatangan Walikota Pekanbaru, Tim SKPD dan BBPOM di Pekanbaru disambut hangat baik oleh masyarakat sebagai konsumen maupun pedagang pasar. Pada SIDAK di Pasar Sukaramai disampling 11 (sebelas) sampel pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya yaitu es cendol merah, lontong, ikan asin, ikan salai, mutiara, cabe merah giling, cincau, kolang-kaling, bawang goreng, bakso dan delima merah. Dari 11 (sebelas) sampel yang diuji, positif Rhodamin B pada es cendol merah dan delima merah. Selanjutnya SIDAK dilanjutkan terhadap Pasar Sail. Di Pasar Sail disampling 5 (lima) sampel pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya yaitu lontong, mutiara, kerupuk merah, cincau dan delima merah. Dari 5 (lima) sampel yang diuji, positif Rhodamin B pada delima. SIDAK terakhir dilakukan di Pasar DUPA dengan menyampling 5 (lima) sampel yang dicurigai mengandung bahan berbahaya yaitu delima, bakso, salalauak, nugget dan bumbu pecal. Dan kembali hasil uji membuktikan delima positif mengandung Rhodamin B.

_x000D_

Di penghujung SIDAK, Walikota Pekanbaru menghimbau kepada produsen produk pangan untuk tidak menggunakan bahan kimia berbahaya pada produk pangannya dan juga kepada konsumen untuk selalu memperhatikan keamanan produk pangan sebelum dikonsumsi. Beliau juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BBPOM di Pekanbaru yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Provinsi Riau. Dari 21 (dua puluh satu) sampel produk pangan yang diuji, 17 (tujuh belas) sampel masih Memenuhi Syarat (MS). Beliau juga berharap jejaring kerjasama antara BBPOM Di Pekanbaru dengan pemerintah Kota Pekanbaru dapat terus ditingkatkan.

_x000D_

BBPOM Di Pekanbaru

_x000D_ _x000D_
Sarana