Operasi Pangea di Provinsi Riau

08-05-2016 Pekanbaru Dilihat 5659 kali

Pada Bulan April yang lalu, BBPOM di Pekanbaru bekerjasama dengan Polda Riau melakukan Operasi PANGEA di wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Rokan Hilir. Dari Operasi tersebut  Tim berhasil memperoleh temuan berupa obat-obatan Tanpa Izin Edar (TIE) dengan nilai temuan sebesar Rp. 446.457.200,- (empat ratus empat puluh enam juta empat ratus lima puluh tujuh ribu dua ratus rupiah), yang disita oleh Tim Operasi PANGEA di daerah Duri Kabupaten Bengkalis, Bagan Siapi-api dan Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir. 

Produk yang ditemukan tersebut antara lain :

  1. Neo Betasone Cream (Betamethasone Valerat with Neomycin Sulphate Cream Micronised 15 g). Manufactured : Hovid Bhd 121 Jalan tunku Abdul Rahman, 30010 Ipoh, Malaysia.
  2. Dextracin Eye/ Ear Drop (Dexamethasone & Neomycin). Manufactured and Marketted by : Xepa- Soul Pattinson (M) Sdn Bhd 1-5 Cheng Industrial Estate 75250 Melaka, Malaysia
  3. Asthalin HFA Inhaler (Salbutamol Pressurised Inhalation BP 10 µg/dose). Mfd by : Medispray Laboratories. PVT. LTD. 344/345 Kundaim Industrial Estate, Kundaim, Goa 403 115 India.
  4. Vitamin C + Collagen Nano. Rodotex GmbH D-48529 Nordhorn
  5. Laroscorbine Roche. Dibawah Lisensi Roche France, Mfd by Cong Ty TNHH Roche SRL 234 Nguyen Khoai, R.2. Q.8, Ho Chi Minh Viet Nam.
  6. Tationil Injeksi, dll.
Semoga temuan ini memberikan efek jera kepada pengusaha yang tidak mengantongi izin edar produk sehingga tidak ditemukan lagi produk serupa yang dapat beresiko terhadap kesehatan masyarkat.
Balai Besar POM di Pekanbaru
Sarana