Monitoring dan Evaluasi (Monev) dalam rangka Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) terhadap Komunitas di 3 Desa di Kabupaten Rokan Hulu yang telah diintervensi tahun 2018 telah dilaksanakan dari tanggal 22-25 Oktober 2019.
Tim BBPOM di Pekanbaru bersama para Kader desa mengumpulkan para Komunitas IRTP, Ibu Rumah Tangga, PKL, Karang Taruna dan Ritel untuk mengisi kuesioner, sampling pangan olahan sekaligus melakukan pengujian terhadap 4 Bahan Berbahaya (Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Metanyl Yellow.
Desa 1 (Rambah Jaya)
Dari 27 sampel yang diuji, 4 sampel diantaranya terdeteksi mengandung boraks (2 sampel mie dan 2 sampel kerupuk)
Desa 2 (Bangun Jaya)
Dari 17 sampel yang diuji, 1 sampel kerupuk tempe terdeteksi mengandung boraks.
Desa 3 (Bukit Intan Makmur)
Dari 20 sampel yang diuji, 3 sampel kerupuk terdeteksi mengandung boraks.
Tujuan dilakukan monev ini adalah untuk melihat kemajuan pelaksanaan GKPD dari desa yang telah dilakukan Intervensi di tahun 2018.
Ayo sama2 kita putus mata rantai penggunaan Bahan Berbahaya dengan berbagi Informasi dan Edukasi Keamanan Pangan, mulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar kita, sehingga tidak ada lagi penggunaan Bahan Berbahaya dalam pangan olahan yang beredar disekitar kita.
#noBoraks #noFormalin #noRhodaminB #noMetanylYellow #bpomRI