Masih, Ditemukan Mie Kuning Berformalin

29-09-2014 Pekanbaru Dilihat 2717 kali

Mobil Laboratorium Keliling Balai Besar POM di Pekanbaru merapat di lapangan SD Angkasa, Pekanbaru. Pihak sekolah yang diwakili oleh kepala sekolah menyambut baik kedatangan Tim Balai Besar POM di Pekanbaru. Tim tersebut diwakili oleh Bidang Serlik, bagian sampling dan bidang Pengujian

 

Tim yang diturunkan langsung melakukan tugas masing-masing. Bidang Serlik memberikan penyuluhan, bagian sampling membeli sampel, dan tim pengujian melakukan persiapan di mobil keliling

 

Sampel yang dibeli berupa kudapan, makanan ringan, dan mie kuning. Dari 11 sampel yang diuji, sangat disayangkan masih ditemukan sampel mie kuning yang mengandung bahan berbahaya formalin. Tim sampling langsung mengkonfirmasi kepada penjaga kantin, dan dari informasi yang diterima ternyata penjual mie memang menyebutkan bahwa mie tersebut mengandung pengawet. Minimnya pengetahuan masyarakat akan bahaya bahan-bahan yang dilarang dalam makanan seperti Formalin, Boraks, Methanyl Yellow, dan Rhodamin B menjadi penyebab masih ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya tersebut

 

Dampak penggunaan formalin yang tidak tepat bagi manusia diantaranya efek langsung terlihat seperti iritasi pada kulit, alergi, kemerahan, mata berair, mual, muntah, rasa terbakar, sakit perut dan pusing. Sedangkan dalam jangka waktu yang lama dan berulang terjadinya iritasi, mata berair, gangguan pada pencernaan, hati, ginjal, pankreas, system saraf pusat, menstruasi serta diduga bersifat karsinogen (menyebabkan kanker)

 

Semoga tidak akan ditemukan pangan yang mengandung bahan berbahaya, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran bagi masyarakat dalam mengkonsumsi pangan.

 

 

 

Balai Besar POM di Pekanbaru


Sarana