LEBIH DARI 100 ORANG MENJADI KORBAN KERACUNAN PANGAN DI RIAU

05-07-2018 Pekanbaru Dilihat 2054 kali

Penyebab KLB keracunan pangan dapat disebabkan karena penyiapan, penanganan/pengolahan dan penyimpanan pangan yang tidak tepat. Di Indonesia, kejadian KLB keracunan pangan banyak terjadi di rumah pada saat hajatan dan sekolah.

Kabupaten Kampar tepatnya di Dusun Perambahan Kecamatan Kampar, telah terjadi kasus KLB keracunan pangan akibat mengkonsumsi pangan pada saat hajatan pernikahan di rumah salah seorang warganya pada hari Sabtu, 30 Juni 2018. Kejadian yang cukup menggemparkan warga kabupaten Kampar ini, telah menimbulkan korban sebanyak 143 orang.

Dalam upaya penanggulangan KLB Keracunan Pangan, Tim Surveilan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar  melakukan kunjungan ke salah satu rumah sakit rujukan untuk melakukan wawancara dengan petugas kesehatan yang menangani korban dan wawancara dengan korban yang masih dirawat. Dari keterangan salah seorang korban, ia masih merasa mullas dan diare sehingga belum diizinkan untuk pulang.

Dari rumah sakit, tim melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Kampar Timur untuk mengambil data kronologis kasus KLB dan Rekapitulasi hasil penyelidikan KLB Keracunan Pangan.

Sampai berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan penyebab KLB. Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar masih menunggu hasil uji sampel pangan dan spesimen yang diuji oleh Laboratorium Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Sarana